Ceritakan Beratnya Proses Pembuatan Film, Lukman Sardi Tak Terima 'Wiro Sableng' Dikritik?

Ceritakan Beratnya Proses Pembuatan Film, Lukman Sardi Tak Terima 'Wiro Sableng' Dikritik?
Instagram
FILM

'Wiro Sableng' Telah Tayang Sejak 30 Agustus Lalu Dan Mendapat Berbagai Tanggapan Dari Netter.

"Woiiii pada2.. bikin film itu nggak segampang lo pada pikir.. Lo tau nggak proses shooting kayak apa? Lo tau nggak proses setelah shooting juga kayak apa? Kalo nggak paham mendingan diem aja nggak usah sok tau!" tulis Lukman dilansir akun Twitter @WatchmenID. "Udah pada pernah bikin film? Kalo belum coba deh lo bikin and baru tuh bisa diskusi enak bukan berdasar karena sok tau doang."
Lukman juga meminta netter untuk menghargai proses para pekerja film saat menikmati sajian yang telah "siap2 disuguhkan itu. "Kalo tinggal nonton di kursi enak dan ber AC mah emang paling enak tinggal komen doang.. Paling nggak belajar lah untuk bisa menghargai proses dan kerja keras."
Lebih lanjut, Lukman juga berterima kasih kepada para pecinta film yang telah memberikan saran dan kritik membangun dengan cara yang semestinya. Lukman juga berharap bahwa film Indonesia akan lebih banyak dicintai oleh masyarakatnya sendiri.
"Tapi selain itu gue juga berterima kasih banyak nih sama orang2 dan teman2 yang sudah ngasih kritikan, saran, dan masukan buat film indonesia dengan cara yang semestinya.. Dan itu penting banget buat film Indonesia.." lanjut Lukman. "Karena tanpa itu semua film Indonesia nggak akan bisa maju dan dicintai penontonnya.. Dan gue yakin lebih banyak masyarakat penonton Indonesia yang seperti itu. GBU ALL."
Insta Story Lukman Sardi Soal Perfilman Indonesia
Instagram
Tanggapan Lukman tersebut seolah menjawab kritik pedas dari seorang netter pada salah satu unggahan fotonya. Dalam fotonya tersebut, netter ini menyampaikan beberapa poin kritiknya terhadap film "Wiro Sableng".
"Film Wiro Sableng ini masih banyak bgt kekurangannya buat ditonton karena : 1). CGI nya masih kasar karena masih keliatan bohongannya. 2). Komedinya receh bgt dan garing. 3). Jalan ceritanya bikin boring baru ditengah film aja saya lgsg keluar bioskop," tulis akun @sasya.lev***. "4). Saat scene Wiro ngangkat kapak mautnya dari batu seperti meniru film Thor. 5). Filmnya gak tamat begitu saja masih berlanjut ke sekuel selanjutnya karena ada post credit pas akhir film kata yg nonton sampai habis sih. Maaf saya hanya berkomentar jujur dan apa adanya kalo misalkan gak percaya tonton aja ya sendiri terima kasih."

Lukman terlihat membalas komentar tersebut dengan meminta netter itu untuk membaca serial komik "Wiro Sableng". Lukman juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas kritik yang telah ditulisnya.
"@sasya.lev*** btw pernah baca komik nya? Or pernah tau kalo ini berdasarkan cerita komik?..." balas Lukman. "Komiknya seri nya banyak jd memang pasti lah konsepnya sequel.. terima kasih ya buat kritik dan masukannya."
Sementara itu, "Wiro Sableng" telah tayang sejak 30 Agustus lalu. Film yang dibintangi oleh Vino Bastian tersebut mencatat angka OD (opening day) yang cukup tinggi, yakni lebih dari 187 ribu penonton.
Ceritakan Beratnya Proses Pembuatan Film, Lukman Sardi Tak Terima 'Wiro Sableng' Dikritik? Ceritakan Beratnya Proses Pembuatan Film, Lukman Sardi Tak Terima 'Wiro Sableng' Dikritik? Reviewed by zona jp on September 01, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh follow777. Diberdayakan oleh Blogger.